Pringsewu, Proyeksi Lampung – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu melaksanakan panen jagung Program Petani Mitra Adhyaksa (PMA) di lahan pilot project seluas 5 hektare di Pekon Enggal Rejo, Kecamatan Adiluwih, Selasa (9/12/2025). Panen ini merupakan tindak lanjut dari launching penanaman jagung musim kemarau yang sebelumnya diresmikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, pada 13 Agustus 2025.
Kegiatan panen dihadiri jajaran Forkopimda Pringsewu, instansi terkait, perbankan, serta para petani mitra. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Pringsewu.
Kepala Kejari Pringsewu, Evi Hasibuan, menyampaikan bahwa Program PMA merupakan implementasi arahan Kajati Lampung agar Kejaksaan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya petani.
“Panen ini adalah hasil dari pilot project penanaman jagung musim kemarau menggunakan teknologi irigasi tetes. Namun efektivitas irigasi tetes belum dapat dievaluasi secara objektif karena awal masa tanam sempat diguyur hujan,” kata Kajari.
Ia menegaskan bahwa Kejari Pringsewu akan kembali menjalankan pilot project irigasi tetes pada 2026, dengan pelaksanaan yang benar-benar dilakukan pada musim kemarau murni. “Dengan kondisi kemarau penuh, evaluasi efektivitas irigasi tetes bisa dilakukan secara akurat dan komprehensif,” ujarnya.
Kajari menambahkan bahwa Program Petani Mitra Adhyaksa tidak hanya berfokus pada penanaman dan panen, tetapi juga mendorong penguatan ekosistem pertanian. Upaya itu mencakup pengawalan distribusi pupuk bersubsidi, akses petani terhadap BBM subsidi, program listrik masuk sawah, serta gerakan CSR dari dunia usaha untuk membantu petani.
Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, mengapresiasi langkah Kejari Pringsewu dalam mendukung peningkatan kapasitas petani. Menurutnya, kolaborasi Kejaksaan, Pemerintah Daerah, dan perbankan menunjukkan bahwa Indeks Pertanaman di Pringsewu masih dapat ditingkatkan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Usai panen, Kejari Pringsewu juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Kajati Lampung atas dukungan CSR Perpadi dan Bank Lampung. Selain itu, tiga unit traktor dari Kementerian Pertanian turut diserahkan kepada kelompok tani yang tergabung dalam Petani Mitra Adhyaksa.
Kejari Pringsewu berharap Program PMA terus menjadi pendorong perubahan bagi petani, mulai dari akses sarana produksi, peningkatan teknologi budidaya, hingga penguatan pemasaran. Program ini menjadi bagian dari kolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
















Leave a Reply